Minggu, 02 November 2008

9 End 2 out

kalo baca judul postinganku kali ini, buat yang suka baseball atau pernah denger pasti deh langsung penasaran sama drama yang memiliki 16 episode ini. but wait, ini bukan drama tentang baseball atau sejenisnya...tapi ini murni komedi romantis.

ya ya ya...aku tau kalian yang baca sinopsis film/drama yang aku buat pasti mengeluh karena keseringan posting film/drama dengan genre yang sama. tapi percayalah pada pilihanku, karena dijamin menghibur....

cerita dimulai dimana Hong Nan Hee menyebrangi jalan sambil membawa naskah komik di tangannya. secara tak sengaja, angin menerbangkan naskah-naskah yang tadi ia bawa, sehingga ia pun harus memungutnya di tengah-tengah persimpangan penyebrangan jalan. kalian pasti berfikir kalau ia adalah seorang komikus....salah besar....dia bekerja sebagai seorang editor komik di perusahaan penerbitan yang kurang dikenal namanya. Nan Hee sendiri bercita-cita menjadi seorang penulis novel. namun, beberapa kali pula ia ditolak oleh penerbit karena ceritanya yang kurang menarik. Nan Hee sendiri adalah seorang gadis muda yang sebentar lagi berumur 29 tahun. ibu Nan Hee sampai marah-marah karena Nan Hee tidak secepatnya menikah atau menemukan pekerjaan yang layak. padahal adiknya sendiri sudah menikah dan masih tinggal serumah dengan keluarganya itu. terang saja hal itu membuat Nan Hee makin tertekan. disamping ia ingin menjadi penulis novel, ia tak ingin ibunya tahu kalau sekarang ia tengah berpacaran dengan seorang mahasiswa muda bernama Kim Jung Joo. Kim Jung Joo, adalah anak muda yang memiliki bakat di baseball. selisih umur mereka hampir 10 tahun (kalo nggak salah ya...)

lain lagi dengan Byung Hyung Tae, sahabat pria Nan Hee ini adalah seorang playboy tulen yang sangat setia kawan. walau ia tengah berkencan dengan salah seorang kekasihnya, ia rela pergi meninggalkan kekasihnya itu untuk menghibur Nan Hee yang sedang tertekan karena diusir oleh ibunya. ya penyebabnya tak lain dan tak bukan karena Nan Hee tidak punya pekerjaan yang layak dan pria yang menjadi pendamping hidupnya nanti. di salah satu tempat perayaan tahun baru, Byung Tae menemani Nan Hee yang sedang bersedih. ia mengeluhkan bahwa diumurnya yang sekarang ini, ia tak dapat meraih impiannya. malah penuh dengan tekanan-tekanan yang tak dapat ia hadapi. Byung Tae pun menghiburnya bahwa suatu saat kalau tidak ada laki-laki yang menikahi Nan Hee, maka ia lah yang akan menjadi pendamping Nan Hee. Nan Hee pun berjanji hal yang serupa....bertepatan dengan janji itulah, kembang api tahun baru menghiasi angkasa, seakan-akan mengabulkan permintaan mereka.

kemudian Nan Hee yang kesal dengan ibunya pun mengikuti Byung Tae pulang ke apartemen miliknya. di apartemen tersebut, Byung Tae menempelkan banyak foto-foto tempat wisata. tahulah Nan Hee kalau Byung Tae akan mengambil cuti dan menghabiskan liburannya ke luar negeri. Nan Hee pun membujuk Byung Tae agar pria itu mau meminjamkan apartemennya itu kepadanya selama ia pergi. ia ingin suasana tenang untuk menulis novelnya. karena Byung Tae tahu apartemennya akan berantakan dan kotor kalau ada Nan Hee maka ia pun menolaknya. Nan Hee yang tak patah semangat, menebalkan mukanya dengan bersimpuh dihadapan Byung Tae agar sahabatnya itu mau memuluskan permintaannya. akhirnya karena Nan Hee terus memaksanya, Byung Tae merelakan apartemennya untuk dihuni Nan Hee sementara ini.
Nan Hee pun berbohong pada ibunya kalau ia sudah membeli sebuah apartemen dengan tabungan gajinya selama ini dan ia pun kini tinggal di apartemen Byung Tae. di tempat lain, Byung Tae yang berada di pesawat sedang duduk menikmati waktu cutinya. ia berharap ia akan menemukan wanita cantik yang akan membuat hiburannya menyenangkan. tapi, tebakannya salah. ia berada di dalam satu pesawat bahkan duduk bersebelahan dengan wanita yang tak ingin ditemuinya. mantan kekasihnya yang agresif, tapi apa boleh buat. ia tak bisa turun lagi dari pesawat.

Nan Hee tak mau mengatakan alamat barunya pada Jung Joo, kekasihnya itu. akibatnya Jung Joo ngambek dan terpaksalah Nan Hee mengajak Jung Joo ke apartemen Byung Tae. di apartemen itu, Jung Joo memaksa untuk mencium Nan Hee, awalnya Nan Hee ogah-ogahan tapi akhirnya mau juga (halah....). bertepatan dengan itu, Byung Tae pulang tanpa peringatan terlebih dahulu. jadi ia pun menyaksikan Nan Hee dan pacarnya itu sedang bermesraan. Jung Joo pun cemburu karena melihat ada seorang pria yang tak ia kenal memasuki apartemen pacarnya. Nan Hee pun menceritakan hal yang sebenarnya, bahwa dia hanya menumpang. Jung Joo pun memaksa Nan Hee untuk pindah saja ke tempat kosnya, namun Nan Hee menolaknya karena apartemen Byung Tae tentulah lebih nyaman dari pada kos-kosan Jung Joo. Byung Tae terpaksa meyakinkan Jung Joo kalau ia tak akan naksir apalagi merebut Nan Hee darinya, karena mereka cuma sahabat.



Byung Tae yang sudah pulang, akhirnya mengusir Nan Hee. tapi Nan Hee tak mau pergi karena merasa sudah membayar uang sewa lunas. jadi ia masih punya waktu sampai masa kontraknya habis. Byung Tae pun pasrah dan akhirnya mereka tinggal berdua saja....

setelah tinggal berdua, kemalangan terus menimpa Byung Tae. entah karena kamar tidurnya dibajak oleh Nan Hee, ia yang memasak makanan, harus merapikan tempat tidur Nan Hee, menyelimuti Nan Hee ketika ia ketiduran diluar bahkan melindungi Nan Hee dari ibu gadis itu yang tak boleh tahu kalau mereka tinggal satu atap. namun, Nan Hee adalah seorang gadis tak tahu malu yang tidak peduli apapun yang berantakan karena ulahnya. tapi herannya, Byung Tae sangat sabar menghadapi sahabatnya itu.

semenjak tinggal bersama, Byung Tae lebih cepat pulang kerumah dan berhenti berkencan. ia merasa kalau membawa gadis ke apartemennya akan membuat Nan Hee sungkan (padahal Nan Hee saja sering membawa Jung Joo pulang). pernah suatu kali ia melihat Nan Hee sebagai wanita, yaitu saat gadis itu tidur lelap di hadapan laptopnya, dan Byung Tae mulai heran dengan perubahan penglihatannya.

tinggal bersama membuat mereka saling mengerti satu sama lain. saling menjaga dan melindungi. namun, apakah persahabatan mereka itu akan terus sampai mereka tua? atau berubah menjadi cerita cinta seperti kebanyakan?

lalu bagaimana reaksi Nan Hee saat saingan cintanya muncul? seorang gadis muda yang berbakat menulis novel mencintai pacarnya Jung Joo.

akankah Byung Tae kembali ke sisi mantan pacarnya, Young Sung Ah yang pergi meninggalkannya? padahal Nan Hee saat itu sangat membutuhkannya...

hm....drama ini penuh dengan kelucuan-kelucuan Byung Tae dan Nan Hee yang berusaha menutupi bahwa mereka tinggal serumah. apalagi saat Nan Hee menyadari kalau Byung Tae lebih menarik menjadi seorang pacar dari pada seorang sahabat. aku paling suka adegan saat Byung Tae yang membuka paket kiriman buat Nan Hee (Nan Hee yang suruh sih...karena dia lupa apa isi kiriman itu) dan ternyata paket kiriman itu adalah album foto bugil Nan Hee dan kedua sahabat (gila)nya itu. kontan Byung Tae merasa kaget sekaligus senang karena mendapat servis gratisan seperti itu...

hahahahahahaha...pokoknya nggak bakal berhenti tertawa melihat kekonyolan kedua sahabat ini dan kamu juga nggak akan berhenti tersenyum kala melihat tingkah mereka yang malu-malu kucing...



kesimpulan:
tontonlah.....(seperti biasa)

Sabtu, 25 Oktober 2008

Miss Gold Digger

Yak...kalo biasanya film-film menampilkan player-player berjenis kelamin cowok, kali ini...di film ini...playernya adalah cewek...

Acungi jempol buat emansipasi!!! plok! plok! plok!

Sin Min Soo adalah seorang asisten editor di perusahaan periklanan. dia adalah wanita yang sangat cantik dan pintar. dia percaya, kalau hendak mendapatkan seorang suami terbaik adalah mengencani beberapa pria sekaligus. hal itulah yang dilakukannya...

ia mempunyai seorang pacar bertampang culun bernama Yoon Chul. dihadapan pria ini, Min Soo bersikap seperti seorang gadis bijaksana dan penyemangat. Min Soo memberikan semangat dan dorongan pada Yoon Chul agar ia dapat lulus ujian sebagai seorang Jaksa di sebuah universitas terkemuka di Korea. sudah berkali-kali pula Yoon Chul gagal, namun Min Soo tak patah semangat. ia ingin memiliki seorang suami Jaksa, dan Yoon Chul harus mengabulkannya. sampai-sampai ia rela melakukan doa 1000x agar Yoon Chul tidak dikeluarkan dari kuil hanya karena ketahuan makan daging yang dibawakan oleh Min Soo. karena hanya di kuil lah Yoon Chul dapat belajar dan berdoa dengan tenang. padahal kalau dilihat dari fisik, Yoon Chul bukanlah tipe laki-laki yang menawan.

kemudian di gereja, Min Soo berusaha menarik perhatian sang dermawan yang super (duper) kaya bernama Joon Seo. ia berakting menjadi seorang gadis penganut kristen yang taat, dan senang bermain dengan anak-anak. bila berbicara dengan Joon Seo, Min Soo akan memelankan suaranya dan bersikap lemah lembut. Joon Seo yang seorang dermawan pun tertarik untuk menjadikan Min Soo sebagai istrinya karena menganggap sifat keibuan Min Soo adalah yang terbaik baginya. bahkan ia memberikan handphone terbaru dan mobil mewah kepada Min Soo (awalanya Min Soo sok-sok nolak gitu deh...tapi diterima juga). palagi Joon Seo adalah seorang pria yang terobsesi dengan tangan indah...tangan?

Hyun Joon adalah pria yang Min Soo temui di sebuah klub malam yang biasa ia datangi bersama teman-temannya. Hyun Joon lebih muda dari pada Min Soo, namun Min soo menyukai Hyun Joon karena Rapper muda itu menarik baginya (terutama badannya...dasar cewek). bila bersama Hyun Joon, Min Soo akan berubah menjadi gadis diktator dan lebih suka bersenang-senang. sesuai pula dengan karakter Hyun Joon, pemuda yang masih senang bermain-main.

namun, hanya satu pria yang tak mudah terkena rayuan Min Soo, yaitu Dong Min. tetangga baru di apartemen Min Soo sekaligus partner kerja perusahaannya, dimana perusahaan Dong Min membutuhkan perusahaan Min Soo untuk membuat iklan. awal perjumpaan mereka itu sewaktu Min Soo yng kebelet 'pup' kesal karena ia bingung akan 'pup' dimana. karena jengkel, ia menendang vas bunga tetangga baru sampai pecah dan disaksikan oleh seorang anak kecil. dan ternyata anak kecil itu mengadu dan ternyata lagi vas bunga itu milik Dong Min. Min Soo berusaha bersikap se-cute munkin, namun Dong Min tetap meminta pertanggungjawaban Min Soo. mending kalau tanggung jawabnya cuma ganti vas yang pecah, tapiiii.....Dong Min menghukum Min Soo agar wanita itu mau mengakui perbuatannya kepada seluruh penghuni apartemen (total gedung aja ada 4 kalo nggak salah) melalui microphon di bagian informasi. ia harus menyebutkan namanya, umur bahkan nomor apartemen yang ia tinggali serta mengakui apa kesalahan yang ia perbuat (memecahkan barang orang lain lalu kabur, itu kesalahannya).

mulai dari situ, Dong Min dan Min Soo saling mengerjai. mulai dari Min Soo yang tak sengaja muntah di celana training Dong Min karena mabuk, dan Dong Ming meminta (dengan paksa) Min Soo untuk mencucikannya. atau kebodohan Min Soo yang terekam kamera disaat sedang mematikan lift yang didalamnya ada Dong Min, kemudian Dong Min mengancam...apabila ia tak ingin On Air lagi...dia harus menjadi pesuruh Dong Min...
Dong Min bahkan tahu kalau pacar Min Soo banyak, tapi pria itu hanya melihat sambil geleng-geleng kepala. ia heran kenapa banyak pria yang tertipu oleh Min Soo.

lalu...siapakah diantara keempat cowok-cowok itu yang akan menjadi pendamping Min Soo?
hm...bisakah Min Soo hidup dengan satu pria saja?

hm....wajib nonton!!! buat pelajaran cowok-cowok dan cewek-cewek...



Sabtu, 18 Oktober 2008

Marrying Mafia 3

Rata Penuh

ola... ohaio... hehehehehehe...udah lama juga ne semenjak posting yang terakhir. habis dah sibuk di semester akhir (caelah...gayanya). ngomong-ngomong cuaca hari ini tu rada-rada mendung ya? ampir tiap hari ujan mulu...takutnya bakal da banjir ni di deket-deket sini. banjir kan ngerepotin banget...

film yang akan aku ceritakan hari ini sebenarnya ada 3 sekuel. yang aku bahas cuma yang ketiga karena menurutku yang lucu tu yaaaa...yang ketiga. tiap sekuel tu pemainnya berbeda-beda. sama-sama lucunya sih. kalau di film ini yang jadi mafianya cowok, sedangkan yang pertama mafianya adalah cewek. yang kedua jujur aja aku lupa sama sekali. yang pasti setiap filmnya ada unsur komedi dan laganya...tapi yang di ketiga ini lebih banyak komedi romantisnya dari pada laga. (harapan hampa...)

film ini di tahun 2005 merupakan film terlaris dibandingkan film Hollywood yang di putar di korsel. lebih dari 5 juta tiket yang terjual, bayangkan padahal itu cuma film komedi romantis. ya...mengingat juga film-filmnya yang lalu juga bagus dan banyak penonton yang menyukainya. keren!

Nyonya Hong adalah seorang wanita mafia klan Harimau Putih, ia memiliki tiga orang anak yang memiliki karakter yang berbeda-beda. anak kedua dan ketiganya telah memiliki pendamping, kecuali anak pertamanya, In Jae yang sampai sekarang tak menemukan pendamping. dulu dia memilik pacar tapi pacarnya meninggal dunia, sehingga sampai saat ini pun ia masih menyayangi kekasihnya yang dulu. anak kedua dan ketiga mendapat perintah dari ibunya untuk mencarikan calon istri bagi kakak mereka itu. namun, telah berkali-kali diperkenalkan In Jae tetap tak dapat membuka hatinya. akhirnya ia menemukan seorang gadis bernama Jin Kyung (mirip sama pacarya yang dulu) yang ternyata adalah seorang Jaksa yang bertugas menghabisi mafia yang ada di Korea Selatan, dengan kata lain keluarganya pun terancam. khususnya adalah dirinya sendiri.

Jin Kyung yang saat itu sedang bertugas untuk menangkap mafia yang meresahkan masyarakat, terpaksa harus lari tunggang langgang karena secara tak sengaja meminum minuman yang telah dicampurkan obat tidur. dengan sekuat tenaga Jin Kyung berlari dengan tubuh oleng menuju parkiran. ia tak dapat menghubungi anak buahnya karena alat komunikasipun telah di sita oleh mafia. untunglah Jin kyung bertemu dengan In Jae. Jin Kyung yang telah meminum obat tidur itupun langsung pingsan di tangan In Jae. In Jae yang mengetahui ada gangster yang mengejar wanita impiannya ini langsung menghabisi kawanan gangster-gangster itu.

Jin Kyung langsung terkejut ketika pagi harinya ia terbangun di tempat tidur nyaman dengan hanya memakai pakaian dalam saja. ia pikir bahwa dirinya ditangkap oleh mafia-mafia bodoh itu. ia pun bertemu dengan In Jae yang hanya bertelanjang dada. kekhawatiran menyelimuti Jin Kyung. ia menuduh bahwa In Jae memperkosanya, padahal yang mengganti pakaian Jin Kyung adalah asistennya. maka In Jae meminjamkan pakaiannya pada Jin Kyung, karena pakaian gadis itu basah karena kejadian semalam.

Jin Kyung yang tak percaya pada In Jae langsung menyelidiki bagaimana kejadian semalam terjadi. ia memutar rekaman kamera di pelataran parkir tempat kejadian itu tadi malam berlangsung. ia akhirnya sadar bahwa In Jae lah yang menolongnya.

In Jae mendengar bel pintu rumahnya berdering. ia membukanya dan menemukan Jin Kyung berdiri di ambang pintunya dengan pakaian seksi. Jin Kyung pun menggoda In Jae. In Jae pun yang belum mengetahui nama Jin Kyung pun bertanya dengan gugup. saat Jin Kyung akan memberitahu namanya....In Jae pun terbangun dari mimpinya. (halah...kecele...)
tapi seketika itu pula bel pintu rumahnya berbunyi dan Jin Kyung benar-benar ada di depan pintu rumahnya sambil membawa baju yang di pinjamkannya kemarin. Jin Kyung yang telah salah menuduh In Jae meminta maaf dan mengucapkan terima kasih. Jin Kyung pun meminta kartu nama In Jae. In Jae yang tak mungkin memberikan kartu nama mafianya kepada Jin Kyungpun akhirnya memberikan kartu nama palsu seorang petugas sosial. jadi Jin Kyung taunya kalau In Jae adalah seorang petugas sosial.

mulailah mereka berkencan...kencan aneh yang dibantu oleh adik-adiknya yang bodoh. namun yang namanya cinta ya...pasti senang-senang aja...

lalu...bagaimana reaksi Jin Kyung kala ia mengetahui kalah klan mafia In Jae adalah klan yang paling diincar kepolisian saat ini?
bagaimana reaksi keluarga In Jae saat mendapati Jin Kyung datang ke acara ulang tahun Nyonya Hong?

hm...sebenarnya agak kurang sreg juga karena adegan laganya kurang. tapi karena aku juga suka komedi, maka skali lagi aku sarankan untuk menonton film ini. apalagi kalau kalian lihat tato yang ada di punggung ketiga bersaudara itu. kalau digabungkan dan diurutkan akan membenuk gambar harimau putih...sedangkan harimau utuh ada di punggung nyonya Hong. keren lho!

ng...met nonton deh...






Minggu, 05 Oktober 2008

The Chaser


masih inget kan tentang pembunuh sadis Ryan dari jombang?
yang pasti kejadian itu akan membekas lama di ingatan kita karena pembunuhannya yang tak pandang bulu itu. orang kejam yang membunuh demi uang tanpa ada rasa penyesalan sedikitpun.
kenapa aku bilang dia nggak menyesal sama sekali?
liat aja wajahnya waktu diwawancara, nggak ada raut wajah malu, sesal atau sedih sedikitpun. wajahnya sangat tenang. jujur dia membuat aku takut. jadi paranoid sendiri gitu!

kali ini film yang akan aku ceritakan rada-rada mirip dengan peristiwa Ryan dari Jombang ini. namun, aku yakin film ini lebih serem dari pada Ryan dari Jombang itu.

Eom Jung Ho (Kim Yoon Sik) adalah seorang mantan polisi yang beralih menjadi seorang germo (lah...kok bisa). ia melayani pesanan klien via telepon. jadi, anak buahnya lah yang nantinya akan langsung bertemu dengan klien tersebut. namun, belakangan ini beberapa orang anak buahnya menghilang secara misterius. Jung Ho pun mencurigai kalau anak buahnya itu dibawa kabur oleh germo lain. seorang klien kembali menelpon dan Jung Ho mengetahui bahwa nomor teleponnya sama dengan orang yang terakhir kali berkencan dengan para "gadis"nya yang hilang itu. lalu Jung Ho mengutus Kim Min Ji yang saat itu sedang sakit, untuk memancing klien itu keluar. maksud Jung Ho, ia ingin menangkap basah germo yang telah menculik para gadisnya. Min Ji yang telah masuk ke kediaman kliennyapun meminta ijin untuk mandi. ia bermaksud untuk menghubungi Jung Ho dimana ia berada saat ini. namun, ternyata sinyal handphone pun tak tertangkap di sana. Min Ji berusaha untuk tak panik, ia membuka jendela kamar mandi yang satu-satunya ada disana. tapi, Min Ji terkejut karena menemukan jendela yang telah ditutupi dengan batu-bata, sehingga menutup jalan keluarnya.

Min Ji pun mencari akal, ia bermaksud keluar dari rumah dengan alasan kalau kondomnya tertinggal di mobil. sang klien, Ji Yeong Min pun memperbolehkannya. tapi, lagi-lagi Min Ji terserang rasa kepanikan yang luar biasa. pintu depan dikunci oleh Yeong Min. saat ini dia tahu bahwa dirinya alam bahaya bahkan nyawanyapun terancam.

Jung Ho yang telah berada di luar gang depan rumah Yeong Min menunggu dengan gelisah berita dari Min Ji. rencananya Min Ji akan mengikuti dimana klien itu tinggal dan akan menghubungi Jung Ho ketika ia telah mengetahui dimana alamat germo pencuri itu. namun, lama sudah Jung Ho menunggu di luar dan Min Ji belum juga menghubunginya. Jung Ho pun panik karena mungkin saja Min Ji telah dijual oleh orang itu. ia pun mendatangi satu per satu germo yang kemungkinan memiliki nomor ponsel yang sama dengan klien itu. semua germo pernah menerima pesanan dari klien misterius itu dan akhirnya anak buah merekapun menghilang tanpa jejak. di caripun percuma karena klien tersebut memang tak meninggalkan jejak dalam aksinya.

sedangkan saat ini, Min Ji sedang dalam keadaan terikat dengan pancang dan palu yang siap mengunus kepalanya. Yeong Min adalah seorang psikopat yang mendapatkan kepuasan seksual ketika membunuh korban-korbannya dengan cara menancapkan pancang kekepala korban dan kemudian menggantung mayatnya didinding. kemudian mengubur para korban di pekarangan depan rumahnya.

hm...lalu bagaimana Jung Ho menemukan Yeong Min sang psikopat itu?
apakah nyawa Min Ji terselamatkan?

akhir yang tak terduga menyambutmu untuk menyaksikannya...

Kamis, 18 September 2008

Seducing Mr. Perfect

huehehehehehe....
akhirnya aku menulis lagi. bukannya terlalu sibuk atau apa. tapi lebih dikarenakan kemalasan yang terus menghantui ku (halah...apa sih...)

Seducing Mr.Perfect...
hal pertama yang aku pikirkan waktu pertama kali liat covernya adalah...ini film dewasa
ok! ini memang film yang diperuntukkan untuk orang dewasa...tapi....remaja juga bisa nonton lho ternyata. lha wong lebih banyak komedinya dari pada adegan merayunya. ada sih adegan merayunya cuma si cewek gagal mulu...

kita mulai aja ya...

Min Joon (Eom Jeong Hwa) adalah seorang wanita cantik yang selalu dicampakkan oleh pria. padahal tak ada yang salah pada dirinya. ia cantik, baik hati, perhatian bahkan rela memberikan apa saja bagi lelaki yang dicintainya (tapi dalam batas-batas tertentu). kebanyakan pacarnya meninggalkan dirinya karena ada wanita lain yang lebih dari dirinya...kurang ajar ya?

namun, yang namanya jodoh itu nggak kemana, sepulang dari Hong Kong untuk menemui kekasihnya (tapi sang kekasih malah tak datang), Min Joon malah menabrak Robin Heiden (Daniel Henney) dalam perjalanan ke kantornya. Robin yang baru saja dipindahkan dari Amerika untuk bertugas di Korea pun meminta ganti rugi pada Min Joon. tapi karena Min Joon tak ingin mengganti rugi, ia pura-pura tak dapat berbahasa Inggris. akhirnya Robin mengambil paksa ponsel Min Joon dan memotretnya agar mudah dihubungi bila Robin hendak ganti rugi.

hm...namun pertemuan itu tak berakhir disitu saja...
ternyata Robin adalah atasan Min Joon yang baru dan sialnya lagi Min Joon ditugaskan untuk menjadi asisten Robin. Robin pun langsung memberikan tugas pada Min Joon untuk menyelidiki keadaan sebuah perusahaan saingannya dan Min Joon pun berhasil. dari situlah Robin mengetahui kalau Min Joon selalu memiliki masalah dengan pacar-pacarnya.

Robin memberitahu kalau pacar Min Joon yang tak mengangkat teleponnya, sekarang pasti sedang bersama wanita lain. namun, Min Joon yang terlalu mencintai pacarnya mengabaikan perkataan Robin. perkataan Robin pun terbukti esok harinya saat Min Joon berada di sebuah restoran dan menjumpai kekasihnya dengan wanita lain. wah wah wah...sialnya bertubi-tubi nih...
Min Joon pun melabrak kekasihnya itu, tapi ternyata bukannya merasa bersalah malah kekasihnya itu memilih pergi dengan wanita itu. untung saja Robin berada di restoran yang sama dan mengajak Min Joon untuk menenangkan diri. di sebuah bar Robin memberi tahu kalau Min Joon tak mengerti aturan permainan dalam percintaan. Robin memberitahu kalau Min Joon terlalu baik (Royal maksudnya karena Min Joon selalu memanjakan pacar-pacarnya) sehingga laki-laki meremehkannya. Min Joon pun tak terima, Robin menantangnya. apabila Min Joon dapat membuatnya tergoda, maka Robin akan berlutut dan meminta maaf pada Min Joon.

dimulailah aksi-aksi bodoh Min Joon yang langsung bisa dipatahkan oleh Robin. yang paling aku suka adegan dimana Min Joon datang ke apartemen Robin untuk menggodanya. tapi malah gantian ia yang tergoda karena melihat Robin yang bertelanjang dada (hehehehe...ekspresi ceweknya lucu banget)

hm...aku rasa kalian tau banget akhirnya gimana...
tapi tetep aja nggak seru kalau nggak nonton langsung, karena film ini tetep asik ditonton walau memiliki kisah yang hampir serupa dengan film-film Korea lainnya.
apalagi kalau kamu penggemar dari Daniel Hennye...wah...wajib nonton!